METODE MENGAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNANETRA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL DAN MEMBACA AYAT AL-QURAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SLB NEGERI SUNGAI PENUH

visibility View PDF

bar_chart Dilihat 42 kali

subject Abstrak

ABSTRAK RAHMA WATI (2025): "Metode Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus Tunanetra dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal dan Membaca Ayat Al-Qur'an pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SLB Negeri Sungai Penuh". Skripsi Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Kerinci. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan guru PAI dalam menerapkan metode pembelajaran Al-Qur'an yang bervariasi karena keterbatasan media dan sarana pendukung, sebagian besar siswa tunanetra belum lancar membaca huruf hijaiyah Braille, serta beberapa siswa kurang semangat dalam pembelajaran karena metode yang cenderung monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan metode mengajar yang digunakan guru PAI, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, dan menganalisis upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala penerapan metode mengajar untuk meningkatkan kemampuan menghafal dan membaca ayat Al-Qur'an pada siswa tunanetra di SLB Negeri Sungai Penuh. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, data display, dan verifikasi serta penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode untuk menguji keabsahan data yang berhubungan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama yang dipisahkan berdasarkan aspek kemampuan yang ditingkatkan. Pertama, dalam meningkatkan kemampuan menghafal ayat Al-Qur'an, guru PAI menggunakan metode talqin (guru membacakan ayat dan siswa menirukan), sima'i (mendengarkan bacaan secara berulang), drill (latihan menghafal rutin harian), dan pembiasaan kegiatan keagamaan. Pendekatan auditori dimaksimalkan melalui penggunaan rekaman murattal dan lagu-lagu huruf hijaiyah. Sistem setoran hafalan individual diterapkan untuk mengecek pencapaian setiap siswa. Namun metode muraja'ah belum diterapkan secara konsisten dan variasi metode menghafal masih terbatas. Kedua, dalam meningkatkan kemampuan membaca ayat Al-Qur'an, guru PAI menggunakan metode sorogan (bimbingan personal), drill membaca huruf hijaiyah Braille, dan demonstrasi langsung melalui sentuhan. Pendekatan taktil menjadi pendekatan utama dikombinasikan dengan pendekatan auditori untuk pengenalan makhraj dan tajwid. Media Al-Qur'an Braille menjadi media utama meskipun jumlahnya sangat terbatas yaitu hanya 4 eksemplar untuk 12 siswa, sehingga siswa harus bergantian dan frekuensi latihan membaca kurang optimal.

Informasi Tambahan

Tipe Karya
Skripsi
Tanggal Diterbitkan
calendar_today 07 Juli 2026
Kata Kunci
Kata Kunci: Metode Mengajar Tunanetra Menghafal Al-Qur'an Membaca Al-Qur'an Pendidikan Agama Islam
Status Penulis
Mahasiswa
Fakultas
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Program Studi
Pendidikan Agama Islam
ID Pengajuan
SUB-00109