EFL STUDENTS’ USE OF ANIMATED VIDEOS FOR LEARNING ENGLISH: A STUDY AT ENGLISH DEPARTMENT OF STATE ISLAMIC INSTITUTE OF KERINCI THE ACADEMIC YEAR 2025/2026

visibility View PDF

bar_chart Dilihat 48 kali

subject Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan video animasi oleh mahasiswa EFL dalam pembelajaran bahasa Inggris pada Program Studi Tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri Kerinci tahun akademik 2025/2026. Fokus penelitian ini meliputi alasan mahasiswa menggunakan video animasi, aspek bahasa Inggris yang dipelajari, cara penggunaan video animasi, persepsi mahasiswa terhadap efektivitasnya, serta masalah yang dihadapi selama proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas enam mahasiswa dari semester empat, enam, dan delapan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan video animasi karena media ini menarik, menyenangkan, mudah dipahami, mudah diakses, dan fleksibel untuk pembelajaran mandiri. Video animasi membantu mahasiswa memahami bahasa Inggris melalui audio, visual, tindakan tokoh, ekspresi, dan konteks cerita. Aspek bahasa Inggris yang paling banyak dipelajari melalui video animasi adalah listening, pronunciation, vocabulary, speaking support, dan basic expressions dalam konteks sehari-hari. Mahasiswa menggunakan video animasi dengan memilih video sesuai minat, tingkat kemampuan, alur cerita, durasi, topik, dan kebutuhan belajar. Mereka juga menggunakan strategi seperti subtitle, pause, replay, pengaturan kecepatan, pencatatan, penerjemahan, pengulangan, peniruan, dan latihan pelafalan. Secara umum, mahasiswa memandang video animasi sebagai media yang efektif karena dapat meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, paparan bahasa, dan pemahaman. Namun, mahasiswa juga menghadapi kendala seperti dialog yang terlalu cepat, kosakata yang belum dikenal, pelafalan yang kurang jelas, aksen yang belum familiar, koneksi internet yang tidak stabil, gangguan belajar, kesulitan memilih video yang sesuai, pembelajaran satu arah, dan tidak adanya umpan balik langsung. Dengan demikian, video animasi dapat mendukung pembelajaran bahasa Inggris secara mandiri, terutama pada aspek praktis, tetapi tetap perlu dikombinasikan dengan sumber belajar lain, bimbingan dosen, interaksi teman, dan kegiatan belajar terstruktur.

Informasi Tambahan

Tipe Karya
Skripsi
Tanggal Diterbitkan
calendar_today 28 Juli 2026
Kata Kunci
mahasiswa EFL video animasi pembelajaran bahasa Inggris pembelajaran mandiri...
Status Penulis
Mahasiswa
Fakultas
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Program Studi
Tadris Bahasa Inggris
ID Pengajuan
SUB-00132