Pencarian Karya

search

filter_alt Filter

Reset

Menampilkan 42 hasil

Artikel calendar_today 1 Juni 2026

SUSTAINABLE ISLAMIC BANKING THROUGH LEGAL LITERACY : AN ANALYSIS OF CUSTOMER PERCEPTIONS OF SHARIA FINANCING

Qiara Nurhalianda Putri

Purpose – This study examines how legal literacy shapes customer perceptions and sustainable engagement with Sharia-compliant financing at Bank Syariah Indonesia (BSI) Sungai Penuh. This research explores the factors that influence this literacy–perception gap. Method – Using a qualitative field approach, data were collected through semi structured interviews with six BSI customers (FW, YN, IS, NN, ZA, VA) representing diverse financing experiences. The Miles–Huberman framework was used for iterative coding, reduction, and thematic interpretation. The analysis focused on identifying customers’ understanding of Sharia contracts, perceived challenges, and their implications for sustainable Islamic banking. Findings – The results demonstrate that customers possess general awareness of Sharia principles but have limited understanding of the technical components of financing contracts. Respondents frequently reported confusion regarding contract terminology, profit-sharing formulas, and administrative procedures. Trust in DSN-MUI fatwas and Sharia Supervisory Boards compensated for this lack of literacy, producing a trust-driven rather than knowledge-driven decision-making pattern. Practical implications – Enhancing legal literacy through structured education, plain language disclosures, digital communication, and streamlined administrative procedures can significantly strengthen customer participation and sustainability in Sharia financing. Originality/value – This study offers a socio-legal perspective rarely emphasized in Islamic finance literature by demonstrating how legal literacy directly influences perception, transparency, and sustainability. The literacy–perception–sustainability model proposed here provides a new analytical lens for evaluating customer behavior in Islamic banking.

school Perbankan Syariah
account_balance Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
visibility 27 x
Artikel calendar_today 1 Juni 2026

PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA PADA MASJID KUNO DAN BILIK PADI KERINCI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI BANGUN DATAR

Andina

Banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, terutama pada topik bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berbasis pada kearifan lokal budaya Kerinci, yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa kelas VII pada topik tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas VII di MTsS Modern Arafah, dengan 3 siswa terlibat dalam uji coba kelompok kecil dan 15 siswa dalam uji lapangan utama. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli, kuesioner praktikalitas, dan tes pemahaman konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki validitas tinggi dengan skor rata-rata 3,65 (91,25%), praktikalitas tinggi dengan skor rata-rata 3,66 (91,5%), dan efektivitas sedang dengan skor N-Gain 0,40. Selain itu, 60% siswa menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dalam kategori sedang hingga tinggi. Pengintegrasian unsur budaya lokal seperti Bilik Padi dan Masjid Kuno berhasil meningkatkan motivasi belajar, interaksi di kelas, dan membantu siswa memahami konsep matematika melalui konteks budaya yang familiar. Oleh karena itu, LKPD berbasis budaya Kerinci ini dianggap sesuai untuk digunakan sebagai bahan ajar kontekstual yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, memperkuat pemahaman matematika siswa, dan berkontribusi pada pelestarian budaya lokal.

school Tadris Matematika
account_balance Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
visibility 39 x