PENGUATAN KARAKTER PERCAYA DIRI SISWA MELALUI KEGIATAN KULIAH TUJUH MENIT DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 KERINCI

person Mulkan
visibility View PDF

bar_chart Dilihat 26 kali

subject Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya penguatan karakter percaya diri siswa dalam proses pendidikan. Di lingkungan madrasah, kegiatan keagamaan seperti Kuliah Tujuh Menit (Kultum) menjadi salah satu strategi dalam membentuk dan mengembangkan karakter tersebut. Namun dalam praktiknya masih terdapat siswa yang kurang percaya diri ketika berbicara di depan umum sehingga diperlukan upaya pembinaan yang sistematis melalui kegiatan kultum. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Kuliah Tujuh Menit di MAN 3 Kerinci, (2) menganalisis peran kegiatan Kuliah Tujuh Menit dalam penguatan karakter percaya diri siswa, serta (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Tujuh Menit di MAN 3 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru pembina kegiatan kultum, kepala madrasah, serta siswa yang mengikuti kegiatan kultum. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Kuliah Tujuh Menit di MAN 3 Kerinci: (a) dilaksanakan terjadwal dan dilakukan secara berkesinambungan, (b) kultum melatih dan mendidik siswa untuk tampil dan berbicara di depan umum, (c) faktor pendukung pelaksanaan kegiatan kultum antara lain adanya dukungan dari guru dan pihak madrasah, pembiasaan kegiatan religius di sekolah, serta partisipasi aktif siswa. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain masih adanya rasa gugup dan kurangnya kesiapan sebagian siswa ketika tampil di depan umum. Berdasarkan temuan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan Kuliah Tujuh Menit memiliki peran yang signifikan dalam penguatan karakter percaya diri siswa di MAN 3 Kerinci. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan kultum dapat dijadikan sebagai strategi pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan berbicara siswa di lingkungan madrasah. Oleh karena itu, kegiatan ini perlu dipertahankan dan dikembangkan secara lebih sistematis dan berkelanjutan.

Informasi Tambahan

Tipe Karya
Tesis
Tanggal Diterbitkan
calendar_today 13 Agustus 2026
Kata Kunci
Kegiatan Kultum Percaya Diri Pendidikan Karakter
Status Penulis
Mahasiswa
Fakultas
Pascasarjana (S2)
Program Studi
Manajemen Pendidikan Islam (S2)
ID Pengajuan
SUB-00167