IMPLIKASI SOSIAL PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG (NOMOR: 13 K/AG/2019) TENTANG HADANAH (TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP KEPENTINGAN ANAK PASCA PERCERAIAN DI KECAMATAN AIR HANGAT)

visibility View PDF

bar_chart Dilihat 51 kali

subject Abstrak

Penelitian ini mengkaji implikasi sosial Putusan Mahkamah Agung Nomor 13 K/Ag/2019 tentang hadanah dengan menggunakan pendekatan sosiologi hukum Islam, khususnya dalam kaitannya dengan pemenuhan kepentingan terbaik bagi anak pasca perceraian di Kecamatan Air Hangat. Putusan tersebut menegaskan bahwa hak asuh anak berada pada ibu, sementara ayah tetap memiliki kewajiban memberikan nafkah kepada anak. Namun dalam praktik sosial, implementasi putusan ini kerap tidak berjalan secara efektif, terutama dalam pemenuhan nafkah anak, sehingga menimbulkan berbagai persoalan sosial dan ketidakadilan substantif bagi anak dan ibu sebagai pengasuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris-sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan hakim Pengadilan Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu dan anak pasca perceraian, serta melalui studi dokumentasi dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi putusan belum berjalan efektif, khususnya dalam pemenuhan nafkah anak oleh ayah meskipun telah diputus oleh pengadilan. Ketidakpatuhan tersebut dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran hukum, dominasi norma adat dan budaya lokal, keterbatasan ekonomi, konflik emosional pasca perceraian, serta lemahnya mekanisme pengawasan dan eksekusi putusan. Implikasi sosialnya terlihat pada meningkatnya beban ekonomi dan psikologis ibu sebagai pengasuh tunggal, terganggunya kesejahteraan dan perkembangan anak, serta melemahnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Dalam perspektif sosiologi hukum Islam, kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum formal dan realitas sosial, sehingga prinsip maslahah al-thifl belum sepenuhnya terwujud. Diperlukan penguatan penegakan hukum dan internalisasi nilai tanggung jawab orang tua untuk menjamin perlindungan hak anak secara berkeadilan.

Informasi Tambahan

Tipe Karya
Tesis
Tanggal Diterbitkan
calendar_today 12 Agustus 2026
Kata Kunci
Kata kunci: hadanah nafkah anak sosiologi hukum Islam kepentingan terbaik bagi anak putusan Mahkamah Agung.
Status Penulis
Mahasiswa
Fakultas
Pascasarjana (S2)
Program Studi
Hukum Keluarga Islam (S2)
ID Pengajuan
SUB-00154