PENGUATAN KARAKTER PEDULI SOSIAL GENERASI MUDA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUOKIEH DI DESA PUNGUT HILIR KECAMATAN AIR HANGAT TIMUR

visibility View PDF

bar_chart Dilihat 26 kali

subject Abstrak

ABSTRAK Men Haryanti. 2026. “Penguatan Karakter Peduli Sosial Generasi Muda Berbasis Kearifan Lokal Buokieh di Desa Pungut Hilir Kecamatan Air Hangat Timur”. Tesis. Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. Kata Kunci: Buokieh, Generasi Muda, Karakter Peduli Sosial, Kearifan Lokal, Penguatan Karakter. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan pola interaksi sosial generasi muda akibat modernisasi dan perkembangan teknologi yang berdampak pada menurunnya kepedulian sosial. Di sisi lain, masyarakat Desa Pungut Hilir masih memiliki kearifan lokal Buokieh yang mengandung nilai gotong royong, solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberadaan kearifan lokal Buokieh, menganalisis strategi penguatan karakter peduli sosial generasi muda berbasis Buokieh, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, anggota kelompok Buokieh, dan generasi muda Desa Pungut Hilir. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kearifan lokal Buokieh masih bertahan dalam kehidupan masyarakat meskipun mengalami perubahan bentuk dan intensitas pelaksanaan; 2) penguatan karakter peduli sosial generasi muda berlangsung melalui pembiasaan dalam aktivitas sosial, keteladanan keluarga dan tokoh masyarakat, transformasi nilai kearifan lokal, serta dukungan lingkungan sosial yang komunal; dan 3) faktor pendukung meliputi kuatnya nilai gotong royong, peran keluarga dan tokoh masyarakat, keberlanjutan aktivitas sosial kearifan lokal, serta adaptasi nilai Buokieh dalam kehidupan generasi muda. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh modernisasi, berkurangnya praktik Buokieh tradisional, rendahnya keterlibatan sebagian generasi muda, dan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal Buokieh tetap berperan penting dalam penguatan karakter peduli sosial generasi muda di tengah perubahan sosial modern.

Informasi Tambahan

Tipe Karya
Tesis
Tanggal Diterbitkan
calendar_today 10 September 2026
Kata Kunci
Buokieh Generasi Muda Karakter Peduli Sosial Kearifan Lokal Penguatan Karakter
Status Penulis
Mahasiswa
Fakultas
Pascasarjana (S2)
Program Studi
Pendidikan Agama Islam (S2)
ID Pengajuan
SUB-00182