PENERAPAN KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN STANDAR MUTU LULUSAN DI SD NEGERI 002/XI SUNGAI PENUH

visibility View PDF

bar_chart Dilihat 25 kali

subject Abstrak

YOLANDA MARSALENA (2026): "PENERAPAN KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN STANDAR MUTU LULUSAN DI SD NEGERI 002/XI SUNGAI PENUH." Tesis Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji secara mendalam penerapan kepemimpinan instruksional kepala sekolah dalam meningkatkan standar mutu lulusan di SD Negeri 002/XI Sungai Penuh. Permasalahan yang ditemukan meliputi pelaksanaan supervisi pembelajaran yang belum rutin dan terjadwal, pembinaan profesional guru yang belum berfokus pada peningkatan kualitas mengajar, keterlibatan kepala sekolah dalam pengembangan kurikulum yang masih bersifat administratif, belum adanya mekanisme evaluasi hasil belajar yang sistematis, serta budaya belajar yang positif dan kuat belum sepenuhnya terbentuk di lingkungan sekolah. Kondisi ini berkontribusi pada capaian rata￾rata nilai kelulusan sebesar 74,09 yang masih berada pada kategori cukup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran standar mutu lulusan, mendeskripsikan penerapan kepemimpinan instruksional kepala sekolah dalam meningkatkan standar mutu lulusan, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam penerapan kepemimpinan instruksional di SD Negeri 002/XI Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, guru mata pelajaran, dan tenaga kependidikan di SD Negeri 002/XI Sungai Penuh. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dalam rentang waktu 02 Februari 2026 sampai dengan 30 Januari 2026. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teori serta perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar mutu lulusan di SD Negeri 002/XI Sungai Penuh masih dalam kategori cukup, dengan kelemahan utama pada kompetensi pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Penerapan kepemimpinan instruksional kepala sekolah belum berjalan secara optimal, terutama dalam hal supervisi pembelajaran yang tidak konsisten, minimnya pembinaan profesional guru, dan belum termanfaatkannya data hasil belajar sebagai dasar perbaikan instruksional. Hambatan utama adalah tingginya beban administratif kepala sekolah, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya dukungan orang tua. Upaya yang dilakukan kepala sekolah masih bersifat reaktif dan belum terencana secara sistematis.