TRATEGI EDUCATOR DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DENGAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) DI AKSHA CHILDREN CENTER

visibility View PDF

bar_chart Dilihat 43 kali

subject Abstrak

Tressa Risdianti. 2026. “Strategi Educator dalam menanamkan Pendidikan Karakter Disiplin Anak Berkebutuhan Khusus dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Aksha Children Center”. Tesis Jurusan Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (Iain) Kerinci Kata Kunci : Strategi Educator, Pendidikan Karakter Disiplin, ADHD, Anak Berkebutuhan Khusus. Penanaman karakter disiplin pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan tantangan kompleks dalam pendidikan inklusif karena karakteristik gangguan yang berkaitan dengan kesulitan atensi, impulsivitas, dan regulasi perilaku. Kondisi ini menuntut strategi pedagogis yang terstruktur, konsisten, serta berlandaskan empati. Di Kota Sungai Penuh, Aksha Children Center menjadi salah satu lembaga nonformal yang menangani anak ADHD dengan pendekatan pembiasaan dan penguatan perilaku positif, namun praktik di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara teori modifikasi perilaku dan implementasi nyata oleh Educator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam strategi Educator dalam menanamkan karakter disiplin pada anak berkebutuhan khusus dengan ADHD di Aksha Children Center. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tujuh Educator dan tiga orang tua anak ADHD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman Educator memposisikan disiplin sebagai proses perkembangan yang bertahap dan disesuaikan dengan karakteristik ADHD, bukan sebagai kepatuhan yang seragam. Disiplin dimaknai sebagai kemampuan anak mengikuti struktur kegiatan sesuai batas kemampuan perhatian, kontrol impuls, dan regulasi emosi, dengan ekspektasi yang realistis dan progres individual; (2) strategi penanaman disiplin dilakukan melalui penyusunan aturan sederhana, pembiasaan dan rutinitas terstruktur, penggunaan penguatan positif, pemberian instruksi yang efektif dan bertahap, modeling dan pendampingan aktif, penyesuaian strategi berdasarkan respons anak, serta diperkuat melalui sistem supervisi lembaga yang terjadwal; dan (3) faktor pendukung meliputi struktur dan sistem lembaga yang terkoordinasi, penerapan sistem one-on-one session, kompetensi serta sikap empatik dan konsisten Educator, serta dukungan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi karakteristik internal ADHD, kondisi emosional anak yang fluktuatif, ketidakkonsistenan lingkungan luar, serta keterbatasan waktu dalam proses pembiasaan.

Informasi Tambahan

Tipe Karya
Tesis
Tanggal Diterbitkan
calendar_today 19 Agustus 2026
Kata Kunci
Strategi Educator Pendidikan Karakter Disiplin ADHD Anak Berkebutuhan Khusus.
Status Penulis
Mahasiswa
Fakultas
Pascasarjana (S2)
Program Studi
Pendidikan Agama Islam (S2)
ID Pengajuan
SUB-00173