Pencarian Karya
filter_alt Filter
Menampilkan 190 hasil
NILAI-NILAI DAKWAH DALAM TRADISI TAWOH SEBAGAI MEDIA PENYEMBUHAN PENYAKIT PADA MASYARAKAT SEMERAP
ABSTRAK NILAI-NILAI DAKWAH DALAM TRADISI TAWOH SEBAGAI MEDIA PENYEMBUHAN PENYAKIT PADA MASYARAKAT SEMERAP Oleh DELFIYA DUWITA PUTRI NIM. 2210302003 Tradisi Tawoh di Desa Semerap merupakan salah satu warisan budaya yang memadukan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal sebagai upaya menghadapi wabah penyakit menular. Namun, di tengah arus modernisasi yang menyebabkan banyak tradisi lokal mulai ditinggalkan, Tawoh justru tetap dipertahankan oleh masyarakat Semerap hingga sekarang sebagai wadah dakwah kultural. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai, pertama, bagaimana sejarah terbentuknya tradisi Tawoh, Kedua, bagaimana tradisi Tawoh diterima masyarakat sebagai bentuk dakwah kultural dan sarana penyembuhan penyakit, Ketiga, bagaimana proses pelaksanaan tradisi Tawoh sebagai media penyembuhan penyakit di desa Semerap, dan keempat, bagaimana tradisi Tawoh tetap lestari di tengah pesatnya perkembangan zaman modern. Berdasarkan persoalan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah dan peran dakwah tradisi Tawoh, menganalisis penerimaan masyarakat terhadapnya, menjelaskan tahapan pelaksanaannya serta mengungkap faktor-faktor yang membuat tradisi ini tetap lestari di tengah perkembangan zaman modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku adat, tokoh agama, dan masyarakat Desa Semerap, observasi langsung terhadap pelaksanaan tradisi, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Cholaizi. Hasil penelitian menunjukkan tradisi Tawoh berawal dari upaya mengatasi wabah penyakit seperti campak, demam, dan muntaber melalui lima tahapan: musyawarah empat jenis, pemberitahuan masyarakat, pelaksanaan Qunut Nazilah, prosesi zikir mengelilingi desa, dan doa tolak bala. Tradisi ini mengandung nilai- nilai dakwah meliputi tauhid, tawakal, kebersihan, dan persaudaraan yang disampaikan melalui praktik sosial-keagamaan. Kelestarian tradisi didukung empat faktor: keterpaduan nilai adat dan agama berdasarkan prinsip "adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah", komitmen masyarakat lintas generasi, kepercayaan terhadap efektivitas penyembuhan spiritual dan fisik, serta nilai kebersamaan yang memperkuat solidaritas komunal. Tradisi Tawoh membuktikan dakwah Islam dapat dilaksanakan secara kontekstual dan adaptif melalui pelestarian tradisi lokal yang selaras dengan ajaran Islam.
MENINGKATKAN CITRA MEREK DENGAN MEMAKSIMALKAN KUALITAS PRODUK, PROMOSI DI MEDIA SOSIAL, DAN E-WOM SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP MINAT BELI PRODUK SKINCARE BENING
Dinda Fitria Ramadani ; Elex Sarmigi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek, kualitas produk, promosi di media sosial, dan E-WOM terhadap minat beli produk baik secara langsung maupun tidak langsung, dimana variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitas produk, citra merek, keputusan pembeli dan E-WOM dimana keputusan pembeli merupakan variabel (Y). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dikumpulkan dengan bantuan kuesioner online menggunakan Google Forms. Populasi dari penelitian ini adalah Bening's Skincare di Kota Sungai Penuh, dengan sampel sebanyak 60 responden pengguna Bening skincare. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan aplikasi SmartPLS.1.2.9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menunjukkan 0.000 < 0.05, dimana e-WOM berpengaruh positif secara langsung terhadap citra merek, kualitas produk terhadap citra merek, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian.
PENGARUH PERILAKU DISIPLIN TERHADAP TINGKAT AGRESIVITAS SISWA MTSS SIULAK
Frenggio. E (2025) Pengaruh Perilaku disiplin terhadap tingkat agresivitas siswa MTsS SIULAK . Jurusan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. (1) Agung Tri Prasetia, M.Pd. Kata Kunci : perilaku disiplin, agresivitas siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang kesulitan dalam merencanakan karir untuk kedepannya pada masa SMK. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan : 1). Mengetahui perilaku disiplin siswa MTsS siulak, 2). Mengetahui tingkat agresifitas siswa MTsS siulak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa MTsS Siulak kelas IX. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling dan didapatkan jumlah 44 siswa, Instrumen yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu skala Likert Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1). Terdapat hasil yang sangat tinggi pada tingkat disiplin siswa MTsS siulak 2). Hasil yang didapatkan untuk tingkat agresivitas pada siswa MTsS siulak berada pada level yang sangat rendah.
TECHNOLOGICAL, PEDAGOGICAL, AND CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) MAHASISWA TAHUN KETIGA CALON GURU MATEMATIKA
Calon guru harus memiliki pengetahuan tentang teknologi, pedagogi, dan konten matematika yang baik agar pembelajaran mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu, mahasiswa calon guru matematika harus dilengkapi dengan pemahaman tentang teknologi, pedagogi, dan konten matematika melalui berbagai mata kuliah. Namun, untuk mengevaluasi efektivitas mata kuliah tersebut dalam meningkatkan Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK), perlu dilakukan pengukuran secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat TPACK mahasiswa tahun ketiga calon guru matematika. Penelitian ini melibatkan 20 mahasiswa tahun ketiga pendidikan matematika dari salah satu perguruan tinggi di Jambi, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Angket TPACK yang digunakan terdiri dari 7 komponen TPACK dengan 35 pernyataan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung memiliki TPACK pada tingkat sedang. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dari perguruan tinggi untuk mengoptimalkan TPACK mahasiswa melalui perkuliahan atau kegiatan di luar kelas selama masa studi yang tersisa.
ANALISIS HUBUNGAN KEPRIBADIAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PAI SISWA SMPN 11 KOTA SUNGAI PENUH 2018/2019
Berdasarkan analisis data hasil penelitian, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Kompetensi kepribadian guru PAI di SMP Negeri 11 Kota Sungai Penuh termasuk dalam kategori cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan skala tentang kompetensi kepribadian guru, dimana nilai kompetensi kepribadian guru PAI memiliki rata-rata 118,5. Nilai rata-rata tersebut berada pada kategori sedang yaitu pada luas daerah kurva 79,67 < X < 120,33. 2. Motivasi belajar PAI siswa yang dijadikan sebagai responden dalam penelitian ini dapat dilihat pada hasil perhitungan skala yang diperoleh dengan rata-rata 119,3. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar yang dirasakan oleh siswa ketika belajar PAI dengan guru yang dijadikan sampel dalam penelitian ini pada umumnya sedaang atau cukup baik, dan berada pada luas daerah kurva 79,67 < X < 120,33. 3. Berdasarkan analisis data, diperoleh rs htung = 0,79844 dan rs tabel = 0,364. Rs hitung ≥ rs tabel maka keputusannya adalah terima Ha, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi kepribadian guru PAI dengan motivasi belajar PAI siswa. Dari data hasil penelitian dapat dilihat bahwa pada umumnya guru PAI dengan nilai kompetensi kepribadiannya yang baik maka motivasi belajar PAI yang dirasakan oleh siswanya juga baik. Besar hubungan antara kompetensi kepribadian
ANALYSIS STUDENTS INTEREST IN AN INTEGRATIVE CONTEXT : A DESCRIPTIVE AND COMPARATIVE STUDY IN CHEMISTRY LEARNING
Hofifah Anzalina ; Ogi Danika Pranata ; Ramadani
Understanding students’ interest in learning chemistry is essential for educators to design effective teaching strategies and promote academic success. This study aims to investigates the learning interest in chemistry among students at different grade levels in SMAN 7 Kerinci, focusing on the integration of mathematics with chemistry lessons. Through descriptive and comparative analyses, we examine the factors influencing students’ interest in chemistry and its integrative context with mathematics. Our findings reveal that students’ interest in learning chemistry tends to decline as they progress through higher grade levels, with 11th grade students showing a higher interest compared to 12th grade students. Additionally, the integration of mathematics with chemistry poses challenges for students, impacting their interest levels. This study underscores the importance of innovative teaching approaches to enhance students’ interest and engagement in chemistry education. Further research is needed to explore the underlying factors influencing students’ interest in learning chemistry comprehensively. By understanding these factors, educators can develop targeted interventions to foster students’ interest and passion for chemistry, ultimately promoting academic success and nurturing future scientists and innovators.
ANALISIS KEMAMPUAN ARGUMENTASI BERBASIS PEMBUKTIAN PADA MATERI IDENTITAS TRIGONOMETRI
Ikhbal wardana,2024 "Analisis Kemampuan Argumentasi Berbasis Pembuktian Pada Materi Identitas Trigonometri"
METODE ISTIDLAL AL-URF DALAM PENAFSIRAN AYAT HUKUM TENTANG BUDAYA NGAMPATI; ANALISIS TERHADAP PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB
Tradisi lokal merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Muslim Indonesia, termasuk budaya Ngampati yang dilaksanakan pada usia kehamilan empat bulan sebagai bentuk doa dan ungkapan syukur. Namun, keberadaan tradisi ini sering menimbulkan perbedaan pandangan terkait kedudukannya dalam hukum Islam, apakah termasuk praktik yang dibenarkan atau justru menyimpang dari syariat. Permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana proses, makna, dan fungsi budaya Ngampati dalam konstruksi sosial masyarakat serta bagaimana metode istidlal al-‘urf digunakan dalam menafsirkan ayat-ayat hukum yang relevan menurut perspektif M. Quraish Shihab. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kedudukan budaya Ngampati dalam Islam dan menganalisis penerapan metode istidlal al-‘urf dalam penafsiran ayat hukum yang berkaitan dengan tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan adalah tafsir tematik (maudhu‘i) dan pendekatan ushul fiqh. Sumber data primer terdiri dari Al-Qur’an dan Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, khususnya penafsiran terhadap QS. Ali ‘Imran ayat 25 dan QS. An-Nisa ayat 19. Adapun sumber data sekunder meliputi kitab-kitab ushul fiqh, buku tafsir, jurnal ilmiah, serta literatur yang membahas konsep al-‘urf dan budaya Ngampati. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Ngampati dapat dikategorikan sebagai ‘urf shahih selama tidak bertentangan dengan nash syariat, tidak mengandung unsur syirik, dan tidak diyakini sebagai kewajiban agama. Penafsiran M. Quraish Shihab terhadap ayat-ayat hukum yang dikaji menunjukkan bahwa nilai ma‘ruf, keadilan, dan kemaslahatan menjadi dasar penting dalam memahami relasi antara teks Al-Qur’an dan tradisi masyarakat. Dengan demikian, metode istidlal al-‘urf berperan signifikan dalam menempatkan budaya Ngampati secara proporsional dalam kerangka hukum Islam yang kontekstual dan moderat.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN,MANFAAT DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH DALAM MENGGUNAKAN BSI MOBILE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, manfaat, dan kemudahan penggunaan terhadap loyalitas nasabah dalam menggunakan BSI Mobile. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan simpel random sampling, dan instrumen penelitian berupa angket atau kuesioner. Sampel yang digunakan berjumlah 87 responden. Hasil ujit secara parsial menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kualitas layanan (XI) (t 3.155, sig=0.002) dan manfaat (X2) (t=2.916, sig=0,005) terhadap loyalitas nasabah BSI Mobile, sehingga hipotesis pertama (HI) dan kedua (H2) diterima. Namun, tidak ditemukan pengaruh yang signifikan dari kemudahan penggunaan (X3) terhadap loyalitas nasabah (t = 1.000, sig= 0.320). Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kualitas layanan dan manfaat dalam meningkatkan loyalitas nasabah terhadap layanan perbankan digital seperti BSI Mobile. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang memengaruhi loyalitas nasabah pada platform perbankan digital. Implikasi dari penelitian ini dapat membantu pihak terkait dalam meningkatkan kualitas layanan dan manfaat yang ditawarkan kepada nasabah, sehingga memperkuat loyalitas nasabah. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur yang ada dengan memberikan wawasan tentang dinamika loyalitas nasabah dalam konteks layanan perbankan digital.
PERAN KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS ANAK DI DESA KOTO BARU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter religius anak. Keluarga memiliki tanggung jawab utama dalam menanamkan nilai-nilai agama, moral, dan akhlak sejak dini. Namun, dalam kehidupan masyarakat modern, berbagai tantangan seperti kesibukan orang tua, pengaruh lingkungan, serta perkembangan teknologi dapat memengaruhi proses pembentukan karakter religius anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pendidikan karakter religius anak, cara orang tua dalam membentuk karakter religius anak, serta tantangan yang dihadapi keluarga dalam menanamkan nilai-nilai religius pada anak di Desa Koto Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari beberapa keluarga serta pihak yang terlibat dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai peran keluarga dalam membentuk karakter religius anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius anak di Desa Koto Baru dilakukan melalui kerja sama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Di lingkungan keluarga, orang tua menanamkan nilai religius melalui pembiasaan ibadah seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, mengajarkan doa-doa harian, serta menanamkan sikap hormat kepada orang tua dan guru. Dalam proses pembentukan karakter religius, orang tua menerapkan berbagai pola asuh seperti Permisif, Demokratis, dan Otoriter. Namun, keluarga juga menghadapi berbagai tantangan seperti pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, serta keterbatasan waktu orang tua. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter religius anak. Keberhasilan pembentukan karakter religius sangat bergantung pada keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan teladan, bimbingan, serta pengawasan terhadap anak dalam kehidupan sehari-hari.