Pencarian Karya

search

filter_alt Filter

Menampilkan 190 hasil

Tesis calendar_today 12 Agustus 2026

STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3 KABUPATEN KERINCI

Riska Andranita

Penelitian dilakukan di MIN 3 Kerinci kepala madrasahmenghadapi berbagai menjadi tantangan khususnya berkaitan rendahnya penguatan kinerja guru, perencanaan pembelajaran yang belum terlaksana dengan baik, sehingga informasi kegiatan dan tujuan yang ingin dicapai belum maksimal, Kegiatan sekolah kurang menarik, sehingga menyebabkan kurang giatnya kinerja guru dalam menjalankan tugasnya, Kurangnya koordinasi kepala madrasahterhadap guru, Sehingga menjadi penghambat kinerja guru, Pengawasan kepala madrasahterhadap guru belum berjalan secara maksimal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif Jenis penelitian lapangan (field research) yang mana penelitian ini, berupa menarik faktor-faktor serta informasi dari data lapangan yang berupa uraian-uraian dari responden, dengan melihat objek penelitian ini berdasarkan apa yang terangkum dari data lapangan, Adapun jenis penelitian dalam tesis ini merupakan penelitian lapangan dalam proses penelitiannya, peneliti mengamati dan memahami peristiwa, maupun fenomena fenomena yang terjadi di lokasi penelitian melalui wawancara, observasi, maupun studi dokumentasi yang berkaitan dengan keperluan penelitian dan kemudian data data tersebut akan dianalisis dan disajikan dan diberi kesimpulan. Temuan Peneiltian sesuai dengan rumusan masalah perancanaan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MIN 3 Kerinci melakukan perencanaan strategi dengan merujuk pada visi dan misi MIN 3 Kerinci yaitu membuat perancanaa Pembinaan Kinerja Guru,Pengawasan atau Supervisi Terhadap Kinerja Guru,Pembinaan Disiplin Tenaga, strategi kepala madrasahdalam meningkatkan kinerja guru mencakup pembinaan kinerja guru seperti seminar dan rapat bulanan, pengawasan atau supervisi kinerja guru seperti supervisi kelas, pembinaan disiplin tenaga kependidikan, pemberian motivasi dan pemberian penghargaan (reward) serta hukuman (punishment), Hasil evaluasi penilaian kinerja guru menunjukkan, bahwa seacra umum kinerja guru sudah menunjukkan kriteria baik. evaluasi kinerja guru merujuk pada Evaluasi pembinaan kinerja guru yang untuk menilai, mengukur, dan meningkatkan profesionalisme guru, Evaluasi pembinaan disiplin tenaga guru, Evaluasi pengawasan atau supervisi kinerja guru, Evaluasi pemberian motivasi dan Evaluasi pemberian reward dan punishment.

school Manajemen Pendidikan Islam (S2)
account_balance Pascasarjana (S2)
visibility 41 x
Tesis calendar_today 11 Agustus 2026

GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PENGUATAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN UNIT PINJAMAN MODAL USAHA BUMDES KOTO MAJIDIN HILIR

Ridho Herman Saputra

Ridho Herman Saputra. 2026. “Gaya Kepemimpinan Kepala Desa dalam Penguatan Karakter Tanggung Jawab Masyarakat dalam Pengelolaan Unit Pinjaman Modal Usaha BUMDes Desa Koto Majidin Hilir.”. Tesis. Program Pasca Sarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan Kepala Desa, Karakter Taggung Jawab, BUMDes, Unit Pinjaman Modal Usaha (PMU), Pemberdayaan Masyarakat Penelitian ini dilakukan karena Desa Koto Majidin Hilir memiliki tingkat tanggung jawab masyarakat yang cukup baik dalam pengelolaan Unit Pinjaman Modal Usaha (PMU) BUMDes, namun masih terdapat kelemahan, terutama keterlambatan pengembalian pinjaman meskipun aturan telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kondisi karakter tanggung jawab masyarakat, menganalisis pendekatan serta gaya kepemimpinan Kepala Desa dalam memperkuat karakter tersebut, serta mengkaji sistem pengelolaan dan evaluasi Unit Pinjaman Modal Usaha (PMU) BUMDes di Desa Koto Majidin Hilir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Desa, pengelola Unit Pinjaman Modal Usaha (PMU), tokoh masyarakat, dan masyarakat penerima pinjaman. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan peningkatan ketekunan, triangulasi sumber, dan member check. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gaya kepemimpinan Kepala Desa dalam membangun karakter tanggung jawab masyarakat melalui pengelolaan PMU BUMDes dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan inspiratif, meskipun tanggung jawab masyarakat belum merata. 2) Pendekatan Kepala Desa Koto Majidin Hilir dalam membangun tanggung jawab masyarakat dilakukan melalui komunikasi persuasif, pembinaan, dan tata kelola yang transparan. 3) Upaya pemberdayaan masyarakat melalui Unit Pinjaman Modal Usaha (PMU) BUMDes dilaksanakan melalui pemberian modal, pendampingan, dan pembinaan kapasitas guna mendorong kemandirian ekonomi dan disiplin sosial masyarakat dan 4) Evaluasi dan pengawasan pengelolaan Unit Pinjaman Modal Usaha (PMU) BUMDes dilaksanakan secara berkala sebagai sarana kontrol, refleksi, dan penguatan karakter tanggung jawab masyarakat. Solusinya, pemerintah desa dan pengelola BUMDes perlu meningkatkan pembinaan, memperkuat sosialisasi aturan, dan melaksanakan evaluasi secara konsisten agar karakter tanggung jawab masyarakat berkembang dan keberlanjutan program terjaga.

school Pendidikan Agama Islam (S2)
account_balance Pascasarjana (S2)
visibility 38 x
Tesis calendar_today 11 Agustus 2026

MANAJEMEN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI PERILAKU PERUNDUNGAN (BULLYING) SISWA DI SMPN 7 SUNGAI PENUH

Silvia Eka Putri

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen program bimbingan dan konseling di SMP Negeri 7 Sungai Penuh mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan, sehingga dapat mengatasi perilaku perundungan (bullying). Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dengan pendekatan diskriptif, teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Tenik analisa data teridiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian teknik keabsahan data yakni: perpanjangan keikutsertan, ketekunan pengamatan dan triagulasi. Adapun hasil penelitiannya 1. Perencanaan program Bimbingan dan Konseling (BK) di SMP Negeri 7 Sungai Penuh dilakukan secara sistematis melalui analisis kebutuhan siswa, penyusunan Program Tahunan dan Program Semester, serta pembuatan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL). Perencanaan ini melibatkan koordinasi dengan pihak sekolah dan disertai evaluasi berkala, 2. Pengorganisasian program Bimbingan dan Konseling (BK) di SMP Negeri 7 Sungai Penuh dilakukan melalui pembagian tugas dilakukan sesuai kompetensi masing-masing dan melibatkan orang tua, serta pihak terkait dalam penanganan kasus, termasuk perundungan. 3. Program Bimbingan dan Konseling (BK) di SMP Negeri 7 Sungai Penuh telah berhasil dilaksanakan oleh guru BK Layanan meliputi bimbingan klasikal, konseling individu dan kelompok, mediasi, serta pendekatan restoratif untuk menangani dan mencegah perundungan (bullying). Program ini juga didukung sosialisasi kepada orang tua dan evaluasi berkala. Hasilnya, seluruh kasus bullying yang tercatat berhasil diselesaikan, menunjukkan efektivitas program BK dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, kondusif, dan mendukung perkembangan akademik maupun sosial-emosional siswa. 4. Pengawasan kepala sekolah terhadap program BK di SMP Negeri 7 Sungai Penuh dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan kolaboratif melalui pemantauan, koordinasi, arahan, dan evaluasi berkala. Pengawasan ini membantu memastikan layanan BK berjalan efektif, mendukung penanganan bullying, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kond

school Manajemen Pendidikan Islam (S2)
account_balance Pascasarjana (S2)
visibility 35 x
Tesis calendar_today 11 Agustus 2026

KEBIJAKAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 SUNGAI PENUH

Tara Elimar

Pendidikan multikultural merupakan pendekatan penting dalam mewujudkan iklim sekolah yang inklusif, adil, dan harmonis di tengah keberagaman sosial dan budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sekolah dalam penerapan pendidikan multikultural di SMAN 1 Sungai Penuh dengan menggunakan pendekatan analisis kebijakan. Fokus penelitian meliputi analisis masalah, peramalan, evaluasi, dan rekomendasi kebijakan pendidikan multikultural ditinjau dari fungsi manajemen sekolah, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru agama, guru PPKn, guru bimbingan dan konseling, wali kelas, serta peserta didik. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan multikultural di SMAN 1 Sungai Penuh telah terintegrasi dalam kurikulum dan program sekolah, namun belum didukung oleh indikator pelaksanaan yang terukur. Pengorganisasian menunjukkan adanya pembagian tugas dan koordinasi antar warga sekolah, tetapi belum diformalkan secara khusus dalam struktur pengelolaan pendidikan multikultural. Pelaksanaan pendidikan multikultural telah berlangsung melalui proses pembelajaran, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler, meskipun masih bersifat implisit dan belum sistematis. Pengawasan telah dilakukan melalui supervisi pembelajaran dan pembinaan siswa, namun belum dilengkapi dengan instrumen pengawasan khusus pendidikan multikultural. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan pendidikan multikultural melalui perencanaan berbasis indikator, pengorganisasian yang jelas dan terstruktur, pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan sekolah yang terintegrasi secara eksplisit, serta pengawasan berkelanjutan dengan instrumen evaluasi yang spesifik. Dengan manajemen sekolah yang terpadu dan berkesinambungan, pendidikan multikultural diharapkan mampu membentuk peserta didik yang toleran, inklusif, dan berkarakter dalam kehidupan bermasyarakat.

school Manajemen Pendidikan Islam (S2)
account_balance Pascasarjana (S2)
visibility 39 x
Skripsi calendar_today 11 Agustus 2026

KEPEMIMPINAN RELIGIUS KEPALA SEKOLAH DI SMK NEGERI 2 KERINCI

Reviola Dwi Santika

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepemimpinan religius kepala sekolah dalam membentuk budaya sekolah yang berlandaskan nilai-nilai moral, agama, dan etika di lingkungan pendidikan. Kepemimpinan religius tidak hanya menekankan kemampuan manajerial kepala sekolah, tetapi juga keteladanan, pembiasaan nilai-nilai agama, serta pengambilan keputusan yang bijak dan bermoral dalam kehidupan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kepemimpinan religius kepala sekolah serta dampaknya terhadap sikap dan perilaku warga sekolah di SMK Negeri 2 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik SMK Negeri 2 Kerinci yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi metode, triangulasi sumber, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan religius kepala sekolah diterapkan melalui penanaman nilai moral dan agama, keteladanan, penciptaan budaya sekolah religius, serta pengambilan keputusan yang bijak dan bermoral. Penerapan tersebut diwujudkan melalui kegiatan rutin seperti sholat berjamaah, pembacaan sholawat, doa bersama, tahsin Al-Qur’an,ْ kultum,ْ sertaْ pembiasaanْ sikapْ disiplin,ْ sopanْ santun,ْ danْtanggungْ jawab. Kepala sekolah juga memberikan keteladanan melalui sikap disiplin, jujur, adil, dan bertanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Dampak dari kepemimpinan religius tersebut terlihat pada terbentuknya budaya sekolah yang religius, meningkatnya disiplin dan tanggung jawab warga sekolah, meningkatnya akhlak dan perilaku positif peserta didik, meningkatnya motivasi kerja guru, serta terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis, tertib, dan kondusif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan religius kepala sekolah di SMK Negeri 2 Kerinci telah diterapkan dengan baik melalui pembiasaan nilai-nilai agama, keteladanan, dan budaya religius di sekolah sehingga memberikan dampak positif terhadap sikap, perilaku, dan karakter warga sekolah.

school Manajemen Pendidikan Islam
account_balance Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
visibility 23 x
Skripsi calendar_today 11 Agustus 2026

ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK GADAI EMAS DI KANTOR CABANG PEHADAIAN SEMURUP

Sonia Waldila

Pegadaian merupakan salah satu lembaga keuangan yang menerapkan konsep syariah yang jauh dari riba (bunga), ini menyebabkan banyaknya peminat dikalangan masyarakat khususnya kelas menengah kebawah, dengan persyaratan yang dipenuhi relatif mudah serta pengoperasionalan yang cepat. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana mekanisme praktik gadai emas PT. Pegadaian Semurup dan bagaimana pandangan hokum ekonomi syariah terhadap praktik gadai emas tersebut. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan sumber data primer (yang diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak informan) dan data sekunder (yang diperoleh melalui literatur-literatur yang membahas tentang pegadaian, baik dalam bentuk buku, jurnal,dan website). Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa praktik gadai emas yang dilakukan di PT. Pegadaian semurup telah sesuai dengan ketentuan Fatwa MUI, namun masih terdapat permasalahan adanya sifat yang belum terpenuhi yaitu sisi transparansi atau keterbukaan dalam pemberian keseluruhan pinjaman,

school Hukum Ekonomi Syariah
account_balance Fakultas Syari'ah
visibility 45 x
Skripsi calendar_today 10 Agustus 2026

METODE GURU PAI DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 041/XL KAMPUNG TENGAH

Novia Kusuma Juwita

abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk Akhlak Siswa di kelas III SDN 041/XI Kampung Tengah, untuk mengidentifikasi metode yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk akhlak siswa di kelas III SDN 041/XI Kampung Tengah, untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi metode membentuk akhlak siswa di kelas III SDN 041/XI Kampung Tengah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas III, sedangkan informan pendukung terdiri dari kepala sekolah dan guru kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi serta penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode untuk menguji keabsahan data yang berhubungan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk akhlak siswa masih sangat bervariasi pada setiap indikatornya, meliputi bertutur kata sopan, kejujuran, tanggung jawab, hubungan sosial, dan ketaatan beribadah. Guru PAI menggunakan lima metode utama yaitu pembiasaan, keteladanan, nasihat, ceramah yang dikombinasikan dengan cerita, serta kerja kelompok. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, konsistensi semua guru, dan antusiasme siswa. Faktor penghambat meliputi kurangnya dukungan orang tua, pengaruh lingkungan luar sekolah, keterbatasan jam pelajaran, dan minimnya media pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan akhlak siswa memerlukan kerja sama menyeluruh antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

school Pendidikan Agama Islam
account_balance Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
visibility 43 x
Tesis calendar_today 10 Agustus 2026

MANAJEMEN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA DI SMPN 7 SUNGAI PENUH

Fuji Sastri Maiza

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen mulai dariperencanaan, pelaksaaan dan evaluasi pembelajaran seni budaya dalammeningkatkan kreativitas siswa di SMP Negeri 7 Sungai Penuh.Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif denganpendekatan studi lapangan, teknik pengumpulan data observasi, wawancara dandokumenatsi. Teknik analisa data: Data reduction (reduksi data), data display(penyajian data), dan Conclusion Drawing/ Verification. Teknik keabsahan dataperpanjangan studi lapangan, ketekunan pengamatan dan triangulasi.Adapun hasil penelitiannya: 1. perencanaan pembelajaran seni budayayang berfokus pada seni musik di SMP Negeri 7 telah dilaksanakan secaraterencana, terstruktur, dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Guru telahmenyiapkan perangkat pembelajaran secara lengkap meliputi CP, TP, ATP, modulajar/RPP, asesmen, media, serta program tahunan dan semester yang mendukungproses pembelajaran. 2. Pelaksanaan pembelajaran seni budaya, khususnya senimusik di SMP Negeri 7 Sungai Penuh, telah berlangsung secara terstruktur,sistematis, dan berpusat pada peserta didik. Proses pembelajaran dilaksanakanmelalui tahapan yang jelas, yaitu kegiatan pendahuluan (salam, doa, apersepsi,motivasi, dan penyampaian tujuan), kegiatan inti yang menekankan keseimbanganantara pemahaman konsep, apresiasi, dan praktik musikal dengan memanfaatkanmedia yang relevan, serta kegiatan penutup berupa refleksi, evaluasi, dan tindaklanjut. Selain itu, kreativitas siswa berkembang dengan baik, terlihat dariorisinalitas ide, kelancaran dan fleksibilitas berpikir, kemampuan elaborasi,imajinasi, keberanian berekspresi, kemampuan memecahkan masalah, kolaborasi,serta kemandirian dalam berkarya. Meskipun masih memerlukan bimbingan untukpengembangan yang lebih optimal, secara keseluruhan proses pembelajaran telahberhasil mendukung tumbuhnya potensi artistik dan kepercayaan diri siswa dalamseni musik. 3. Evaluasi pembelajaran Seni Budaya, khususnya seni musik di SMPNegeri 7 Sungai Penuh, dilaksanakan secara rutin, terstruktur, dan komprehensifsebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Guru menerapkan asesmendiagnostik, formatif, dan sumatif melalui penilaian harian, tengah semester, danakhir semester. Bentuk evaluasi mencakup penilaian praktik (menyanyi,memainkan alat musik, pertunjukan), tes teori, tugas individu dan kelompok, sertapenilaian portofolio.

school Manajemen Pendidikan Islam (S2)
account_balance Pascasarjana (S2)
visibility 44 x
Tesis calendar_today 10 Agustus 2026

IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMPN 12 SUNGAI PENUH

Titis Desnila

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran, serta menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri 11 Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif naratif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru di SMP Negeri 11 Sungai Penuh telah berkembang cukup baik pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Namun, kompetensi tersebut belum berkembang secara optimal, terutama dalam penerapan pembelajaran inovatif, pembelajaran berdiferensiasi, asesmen autentik, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah telah terlaksana melalui dimensi idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration, serta memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kompetensi pedagogik guru melalui keteladanan, supervisi akademik, pembinaan profesional, pemberian motivasi, dan dukungan terhadap pengembangan profesional guru.

school Manajemen Pendidikan Islam (S2)
account_balance Pascasarjana (S2)
visibility 45 x
Artikel calendar_today 10 Agustus 2026

PRAKTIK MANAJEMEN STRATEGIK DAN EFEKTIFITAS LAYANAN AKADEMIK PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS PASENTREN: STUDI KASUS KUALITATIF

Nurbaiti Saliya ; Ali Marzuki Zebua

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik manajemen strategik serta menganalisis kontribusinya terhadap efektivitas layanan akademik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) berbasis pesantren. Fokus penelitian meliputi perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi serta keterkaitannya dengan kualitas layanan akademik, seperti konsistensi, jaminan, responsivitas, empati, dan bukti fisik. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, ustadz/ustadzah, dan staf akademik, serta observasi terhadap pembelajaran dan aktivitas asrama. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategik yang diterapkan secara kolaboratif mampu meningkatkan efektivitas layanan akademik. Perumusan strategi yang melibatkan pemangku kepentingan menghasilkan visi dan misi yang integratif antara Kurikulum Merdeka dan kurikulum pesantren. Implementasi strategi mendukung pembelajaran holistik, sementara evaluasi berkala mendorong perbaikan berkelanjutan meskipun masih terdapat keterbatasan pada aspek teknologi dan indikator kinerja terukur.

school Manajemen Pendidikan Islam
account_balance Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
visibility 42 x