Pencarian Karya
filter_alt Filter
Menampilkan 190 hasil
THE USE OF VOCABULARU LEARNING STRATEGIES THEIR USEFULNESS AS PERCEIVED BY ENGLISH MAJIR STUDENT AT STATE ISLAMIC INSTITUTE OF KERINCI IN THE 2025/2026 ACADEMIC YEAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan strategi pembelajaran kosakata (Vocabulary Learning Strategies/VLS) dan persepsi mahasiswa terhadap kegunaannya di Jurusan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci pada tahun akademik 2025/2026. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran dengan pendekatan sequential explanatory, di mana data kuantitatif dikumpulkan dari 94 mahasiswa melalui kuesioner berdasarkan taksonomi Schmitt (1997), sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan 10 partisipan terpilih. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Mann–Whitney U, dan ANOVA untuk tahap kuantitatif, serta tahapan analisis wawancara berdasarkan model Miles dan Huberman (1994) untuk tahap kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kognitif dan memori merupakan strategi yang paling sering digunakan, seperti mengulang kata, menggunakan kamus, dan berlatih pengucapan, sedangkan strategi metakognitif merupakan yang paling jarang diterapkan. Tidak terdapat perbedaan signifikan dalam penggunaan VLS antara mahasiswa laki-laki dan perempuan; namun terdapat perbedaan signifikan antar tingkat semester, di mana mahasiswa semester 3 lebih tinggi dibandingkan mahasiswa semester 1. Secara keseluruhan, strategi kognitif dan memori dianggap paling efektif dalam meningkatkan pemahaman, retensi kosakata, serta kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan bahasa Inggris
STUDI EVALUATIF TERHADAP HASIL PENDIDIKAN PROFESI GURU(PPG) DALAM PRAKTIK PEMBELAJARAN GURU PAI DI MTSN 2 KERINCI
Penelitian ini merupakan studi evaluatif mengenai implementasi hasil Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTsN 2 Kerinci. Fokus utama penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana kompetensi yang diperoleh selama program PPG diterapkan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran di kelas. Hal ini penting untuk memastikan kualitas pengajaran guru setelah mendapatkan sertifikasi profesi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan belajar mengajar, wawancara dengan kepala madrasah serta guru PAI, dan penyebaran angket kepada siswa. Analisis data dilakukan secara sistematis untuk menggambarkan efektivitas program PPG secara nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI telah berhasil mengimplementasikan hasil PPG, seperti penyusunan perangkat pembelajaran yang lebih terstruktur dan penggunaan metode pengajaran yang berpusat pada siswa. Guru juga mulai memanfaatkan media digital dan menerapkan sistem penilaian autentik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik secara lebih profesional. Meskipun menunjukkan dampak positif, implementasi ini masih menghadapi kendala seperti beban administrasi yang tinggi dan keterbatasan waktu. Untuk mengoptimalkan hasil PPG, diperlukan dukungan sistemik dari pihak sekolah melalui perbaikan fasilitas dan supervisi akademik secara rutin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PPG secara signifikan meningkatkan kesiapan profesional guru meski memerlukan evaluasi berkelanjutan.
PERAN TOKOH ADAT SEBAGAI MEDIATOR DALAM KASUS PERCERAIAN DI WILAYAH ADAT DEPATI IV KUMUN DEBAI (TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM)
Adri Yansyah. 2026. “Peran Tokoh Adat sebagai Mediator dalam Kasus Perceraian di Wilayah Adat Depati IV Kumun Debai (Tinjauan Sosiologi Hukum Islam)”. Kata Kunci: Tokoh adat, mediator, perceraian, sosiologi hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran tokoh adat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dalam masyarakat, termasuk kasus perceraian. Dalam masyarakat adat, perceraian tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum negara, tetapi juga melibatkan nilai-nilai sosial, budaya, dan agama yang hidup dalam masyarakat. Tokoh adat sering berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik rumah tangga sebelum perkara tersebut dibawa ke lembaga peradilan formal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tokoh adat sebagai mediator dalam kasus perceraian di wilayah adat Depati IV Kumun Debai dengan menggunakan perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang pernah terlibat dalam proses mediasi perceraian di wilayah adat Depati IV Kumun Debai. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai peran tokoh adat dalam proses mediasi perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh adat memiliki peran yang signifikan sebagai mediator dalam penyelesaian kasus perceraian. Tokoh adat berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pasangan yang mengalami konflik rumah tangga dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal dan prinsip-prinsip hukum Islam, seperti musyawarah, mediasi, dan rekonsiliasi. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, seperti perbedaan interpretasi hukum Islam dalam konteks lokal serta masih terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap hukum formal negara. Oleh karena itu, tokoh adat perlu terus beradaptasi dengan perkembangan hukum negara serta memperkuat sinergi antara hukum adat, hukum Islam, dan hukum negara dalam menjaga keutuhan keluarga dan stabilitas sosial di wilayah Depati IV Kumun Debai
CORRELATION AMONG STUDENTS’ CULTURAL AWARENESS AND COMMUNICATION APPREHENSION TOWARD THEIR SPEAKING PROFICIENCY AT THE ENGLISH DEPARTMENT OF STATE ISLAMIC INSTITUTE OF KERINCI ON ACADEMIC YEAR 2025/2026
This research aimed to investigate the relationships among Cultural Awareness, Communication Apprehension, and Speaking Proficiency among students. This study employed a quantitative correlational research design using questionnaires and students’ speaking scores as the instruments. The data were analyzed using SPSS through normality, homogeneity, linearity, heteroscedasticity, and Spearman’s Rank-Order Correlation tests. The findings showed a very weak relationship between Cultural Awareness and Speaking Proficiency (r = -0.028; Sig. = 0.793) and between Communication Apprehension and Speaking Proficiency (r = 0.095; Sig. = 0.367). The results indicated that Cultural Awareness and Communication Apprehension weakly correlate with students’ Speaking Proficiency, which may be affected more by other factors such as vocabulary mastery, confidence, motivation, and speaking practice. In conclusion, Cultural Awareness and Communication Apprehension were not significant correlate with Speaking Proficiency.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMAN 4 KERINCI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kreativitas siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta perlunya penggunaan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kreativitas siswa yang menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek, tingkat kreativitas siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, serta pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek terhadap kreativitas siswa pada mata pelajaran PAI di SMAN 4 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 63 siswa yang terdiri atas 31 siswa kelas XI IPS 4 sebagai kelas eksperimen dan 32 siswa kelas XI IPS 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kreativitas siswa. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample t-Test, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kreativitas siswa pada kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 89,74, sedangkan pada kelas kontrol berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 79,97. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,775 menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek memberikan kontribusi sebesar 77,5% terhadap kreativitas siswa. Dengan demikian, metode pembelajaran berbasis proyek berpengaruh signifikan terhadap kreativitas siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 4 Kerinci.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI DESMOS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FUNGSI KUADRAT DI SMA
Pembelajaran matematika, khususnya materi fungsi kuadrat, sering dianggap sulit oleh siswa karena bersifat abstrak dan membutuhkan kemampuan visualisasi yang baik. Salalı satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti aplikasi Desmos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi Desmos berbasis smartphone sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman konsep materi fungsi kuadrat pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen senu (quasi eksperimen) dan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Sungai Penuh yang berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian meliputi tes pemahaman konsep (pretest dan posthat), lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesat 51,23 meningkat menjadi 82,33 pada posttest. Hasil analisis N-Gala sebesar 0,65 berada pada kategori sedang, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan antusias selama pembelajaran, sexta hasil angket menunjukkan respon positif siswa terhadap penggunaan aplikasi Desmos. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Desmos berbasis smartphone efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep fungsi kuadrat siswa SMA.
STUDENTS’ PERCEPTIONS ON THE ROLES OF YOUTUBE IN IMPROVING ENGLISH SPEAKING SKILLS: A CASE STUDY AT THE ENGLISH DEPARTMENT OF IAIN KERINCI ACADEMIC YEAR 2025/2026
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki persepsi dan pemanfaatan YouTube oleh mahasiswa sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mereka. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri Kerinci. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran eksploratif yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi terdiri dari mahasiswa semester enam, dengan 21 mahasiswa berpartisipasi dalam kuesioner dan 5 mahasiswa dipilih sebagai informan wawancara. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki respons positif terhadap penggunaan YouTube dalam pembelajaran kemampuan berbicara bahasa Inggris. YouTube menyediakan berbagai konten video otentik dan menarik yang membantu mahasiswa meningkatkan pengucapan, kelancaran, kosakata, dan kepercayaan diri mereka. Platform ini juga memungkinkan mahasiswa untuk menonton video berulang kali, meniru penutur asli, dan memilih materi berdasarkan kebutuhan belajar dan tingkat kemampuan mereka. Selain itu, YouTube meningkatkan motivasi mahasiswa dan mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Mahasiswa sering mengakses YouTube baik di dalam maupun di luar kelas, menjadikannya alat pembelajaran yang fleksibel dan mudah diakses. Kesimpulannya, YouTube adalah platform yang efektif dan praktis untuk mendukung pengembangan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa, meningkatkan motivasi, dan mendorong pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan mandiri.
TRATEGI EDUCATOR DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DENGAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) DI AKSHA CHILDREN CENTER
Tressa Risdianti. 2026. “Strategi Educator dalam menanamkan Pendidikan Karakter Disiplin Anak Berkebutuhan Khusus dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di Aksha Children Center”. Tesis Jurusan Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (Iain) Kerinci Kata Kunci : Strategi Educator, Pendidikan Karakter Disiplin, ADHD, Anak Berkebutuhan Khusus. Penanaman karakter disiplin pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan tantangan kompleks dalam pendidikan inklusif karena karakteristik gangguan yang berkaitan dengan kesulitan atensi, impulsivitas, dan regulasi perilaku. Kondisi ini menuntut strategi pedagogis yang terstruktur, konsisten, serta berlandaskan empati. Di Kota Sungai Penuh, Aksha Children Center menjadi salah satu lembaga nonformal yang menangani anak ADHD dengan pendekatan pembiasaan dan penguatan perilaku positif, namun praktik di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara teori modifikasi perilaku dan implementasi nyata oleh Educator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam strategi Educator dalam menanamkan karakter disiplin pada anak berkebutuhan khusus dengan ADHD di Aksha Children Center. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tujuh Educator dan tiga orang tua anak ADHD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman Educator memposisikan disiplin sebagai proses perkembangan yang bertahap dan disesuaikan dengan karakteristik ADHD, bukan sebagai kepatuhan yang seragam. Disiplin dimaknai sebagai kemampuan anak mengikuti struktur kegiatan sesuai batas kemampuan perhatian, kontrol impuls, dan regulasi emosi, dengan ekspektasi yang realistis dan progres individual; (2) strategi penanaman disiplin dilakukan melalui penyusunan aturan sederhana, pembiasaan dan rutinitas terstruktur, penggunaan penguatan positif, pemberian instruksi yang efektif dan bertahap, modeling dan pendampingan aktif, penyesuaian strategi berdasarkan respons anak, serta diperkuat melalui sistem supervisi lembaga yang terjadwal; dan (3) faktor pendukung meliputi struktur dan sistem lembaga yang terkoordinasi, penerapan sistem one-on-one session, kompetensi serta sikap empatik dan konsisten Educator, serta dukungan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi karakteristik internal ADHD, kondisi emosional anak yang fluktuatif, ketidakkonsistenan lingkungan luar, serta keterbatasan waktu dalam proses pembiasaan.
PENGARUH PERILAKU KONSUMTIF DAN GAYA HIDUP TERHADAP PREFERENSI BELANJA ONLINE MAHASISWA EKONOMI SYARIAH IAIN KERINCI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena digitalisasi dan pergeseran preferensi belanja mahasiswa menuju ruang perdagangan berbasis digital (e- commerce) di era modern. Meskipun dibekali fondasi keilmuan mengenai etika konsumsi Islam, pada realitas empirisnya Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Kerinci tetap terperangkap dalam arus gaya hidup yang konsumtif, di mana rata-rata mahasiswa menghabiskan sebagian besar uang sakunya untuk mendanai aktivitas belanja daring. Kondisi ini mendorong peneliti untuk mengkaji pengaruh perilaku konsumtif dan gaya hidup terhadap preferensi belanja online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumtif terhadap preferensi belanja online pada mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Kerinci, pengaruh gaya hidup terhadap preferensi belanja online pada mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Kerinci, serta pengaruh perilaku konsumtif dan gaya hidup secara simultan terhadap preferensi belanja online pada mahasiswa Ekonomi Syariah IAIN Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh Mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah IAIN Kerinci Angkatan 2022 yang berjumlah 50 mahasiswa. Seluruh populasi tersebut dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R 2 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi belanja online dengan nilai t-hitung sebesar 7,098 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H1 diterima. Selanjutnya, gaya hidup juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi belanja online dengan nilai t-hitung sebesar 5,938 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H2 diterima, dengan kontribusi variabel gaya hidup yang memiliki nilai koefisien beta lebih besar (0,677 > 0,565). Secara simultan, perilaku konsumtif dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi belanja online dengan nilai F-hitung sebesar 35,051 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H3 diterima. Nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,599 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 59,9% variasi preferensi belanja online mahasiswa, sedangkan sisanya 40,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP INOVASI GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 2 SUNGAI PENUH
Gopil Putra, 2026. Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi Terhadap Inovasi Guru Di SMK Negeri 2 Sungai Penuh. Skripsi. Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. (1) Seprianto, M.Pd. Inovasi guru merupakan kemampuan dan upaya guru dalam menciptakan, mengembangkan, dan menerapkan ide, metode, strategi, atau media pembelajaran yang baru dan kreatif guna meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik. Inovasi guru tercermin dari keberanian mencoba pendekatan pembelajaran yang berbeda, memanfaatkan teknologi, menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa, serta melakukan pembaruan secara berkelanjutan agar pembelajaran menjadi lebih efektif, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi terhadap Inovasi Guru di SMK Negeri 2 Sungai Penuh. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Dimana sampel dalam penelitian ini adalah guru-guru di SMK Negeri 2 Sungai Penuh yaitu 71 orang. Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa besarnya dari nilai Inovasi guru (Y), variabel Budaya Orgaanisasi dan Motivasi dinyatakan konstan dengan nilai Inovasi guru sebesar 3,806. Sehingga diketahui bahwa terdapat pengaruh positif antara Budaya Organisasi (X1) dan Motivasi (X2) terhadap Inovasi guru (Y)